Loading...

Selamat Datang di Blog Penangkaran Murai Batu RRBF

Para pembaca dan pecinta murai batu,

Selamat datang di Blog Penangkaran Kami.

Blog ini hanya sebagai sarana komunikasi bagi para pecinta burung Murai Batu yg pengin mengenal penangkaran kami, yang mungkin sebelumnya hanya mengenal RRBF dari blog lain, atau web lain yang tentu saja kurang bisa memberikan informasi yang lengkap dan kurang memuaskan Anda.

Saya harap dengan membaca blog ini, bisa membuat anda lebih mengenal penangkaran kami.

Selamat membaca.


Rabu, 23 Maret 2011

Sekilas Mengenal Beberapa Profile Indukan Yang Pernah Menghuni RRBF

Seperti  yang telah saya sebutkan di Sejarah singkat RRBF mengenai beberapa Indukan Jantan yang pernah menghuni padepokan RRBF, maka disini akan saya perkenalkan sekilas tentang Profile indukan indukan itu beserta foto-fotonya agar bisa memberikan gambaran kepada para Kicau Mania yang membacanya.


1. Si LT ato si Jangkung.
 
Si LT sebelum masuk kandang

    Si LT adalah pejantan pertama yang menjadi Penghuni RRBF. Dia termasuk jenis murai batu ekor panjang yang berasal dari wilayah pesisir aceh tepatnya entah wilayah mana saya kurang begitu tahu. Tipe ekor panjang & lemas sehingga sangat cantik ketika ekornya dikibas-kibaskan. Panjang ekornya 26cm, postur tubuhnya sangat ideal sehingga secara keseluruhan lanya penampilannya sangat gagah & garang.

Dia termasuk Murai batu yang type suaranya nembak disertai dengan lengkingan-lengkingan yang tinggi dengan full power.
Gaya tarung ngeply cepat dengan kepala keatas sesekali kepala bergaya seperti ayam tarung.


Si LT dengan Pasangannya didalam kandang
Pejantan ini selama di RRBF sudah berganti pasangan berkali-kali, lebih dari 6 betina yang pernah jadi pasangannya.  Dia juga mudah di poigami, semasa hidupnya pernah memperistri 3 betina sekaligus.

Dalam gambar adalah Si LT dengan pasangannya si Madonna. Inilah pasangan terakhirnya sebelum Dia mati, karena sakit telo. Sebenarnya dia sudah pernah kena telo sebelumnya dan dalam sehari sudah recover, namun ketika kena telo yang ke-2, nyawanya tak tertolong.





2. Si Bujang / Si Jampang.

Si Bujang/Si Jampang

Ini adalah jenis MB body besar ato jumbo dengan ciri body besar dengan panjang ekor dikisaran 22 cm. Murai ini bersuara keras dan type nembak juga...diselingi suara besetan-besetan tajem.

Gaya tarungnya tegak namun ketika nembak dia akan setengah doyong kedepan dan kibasan ekornya tidak cepat. Ekor dikibaskan saat angkat suara saja. Ekor lurus dan cenderung lebih kaku.

Si Bujang ini juga pejantan yang bisa di Poligami namun sangat sulit sekali, jika tidak mau betina akan dihajarnya sampai mati. Seingat saya hanya ada 3 betina yang bisa menaklukannya selama di RRBF.

Saat ini si Bujang tidak lagi berada di RRBF, akan tetapi sudah pindah tangan ke temen penangkar di Sidoarjo.  Dan namanya pun sudah berubah menjadi Brama Kumbara.

Agar lebih jelas bagaimana gaya tarungnya, bisa diliat di link video you tube saya berikut ini.

http://www.youtube.com/watch?v=bcOXDtLwswU



3. Si Hanoman
    Hanoman adalah jenis murai batu yang hampir sama dengan si Bujang/siJampang, bodinya gede dan ekornya juga panjang, kisaran 22 cm. Cirikas Hanoman adalah gaya membusungkan dadanya yang mirip dengan Borneo.


Hanoman mempunyai karakter suara yang komplete dan sangat keras dan yang paling saya sukai adalah bukaan mulutnya yang full dan suara yang pedas dan kadang-kadang disertai kasaran.

     Gaya tarungnya angkat dada setinggi-tingginya dan ngotot membabi buta.
Sayang Doi tidak lama bergabung dengan RRBF, saya mendapatkan Hanoman dari temen kicau Surabaya sekitar bulan Agustus 2008 dan doi meninggal karena sakit pada bulan oktober 2009, sangat singkat sekali. Sampai saat ini saya belun menemukan murai yang seperti doi ...saya sangat kagum dengan suaranya..jika dia sudah fight. Bahkan sampai saat ini trah Hanoman sangat mewarnai product RRBF.
     Berikut saya sambungkan ke Link video nya, tapi cuman sekilas saja, saya gak banyak merekam nyanyiannya karena gak nyangka dia akan pergi secepat itu.



 4.   Si Mr A.    

Mr A sedang bergaya
       Mr A adalah jenis murai batu yang sama dengan si LT, yaitu berasal dari Aceh pesisir. Panjang ekornya 24cm, berdaun tipis dan lentur, sehingga sangat indah jika dikibas-kibaskan.
Mr A mempunyai karakter suara yang komplete ngerol dan nembak, volumenya sedang-sedang saja. Cuman keistimewaannya adalah cara membawakan lagu yang ngerol dan nembak yang saling berganti, diikuti kibasan ekor yang sangat indah.
Gaya tarungnya juga sangat menawan, bisa berputar-putar ditangkringan sambil ngeply cepat dengan paruh mendongak keatas.

Saya mendapatkan mr A juga dr temen kicau di Jawa timur sekitar bulan Juni 2008.

Mr A adalah indukan RRBF yang paling produktif dan sangat hebat dalam berpoligami. Sementara doilah yang masih memegang rekor poligami dengan 6 betina. Sudah banyak junior-juniornya dr berbagai model betina dan dr beberapa anakanya sangat berpotensi sebagai seekor murai batu ekor panjang yang mampu bersaing dengan murai-murai pada umumnya.
Dan  seperti indukan yang lainnya umur mr A juga gak terlalu panjang, pada bulan october tahun 2010 mati, karena sakit ketika saya sedang mudik idul fitri kekampung halaman.

Berikut ini saya kasih alamat link videonya di You tube saya :



 5.   Si  Semar Sakti
      
      Si Semar sakti ini juga Murai batu Aceh pesisir sama
dengan si LT dan si MrA. Postur tubuhnya lebih kecil, akan tetapi lebih tegap dan sangat jinak sekali dengan kita. Panjang ekornya 22 cm, berdaun kecil, tipis dan melengkung.
       Gaya tarung Semar sakti sangat elok yaitu "hormat juri" istilah temen-temen kicau. sesekali naik turun tangkringan. Suara ngerol murni tanpa tembakan, volume suara cukupan. Yang membuat Si Semar istimewa dilapangan adalah gayanya bertarung disertai suara ngerolnya yang menggulung dan dilakukan secara berulang-ulang. Pernah juga dalam suatu lomba si Semar sakti bertengger tak bergerak sama sekali dr tangkringannya dari awal sampai akhir lomba.
    Sayang si Semar Sakti pun gak lama bergabung dengan RRBF, di bulan maret tahun 2010 si Semar pun harus kembali menghadapNya. Bahkan saya belun banyak menghasilkan Semar-semar junior keturunannya, kira-kira baru 10 ekor anakan jantan yg dihasilkannya. bahkan saya belun sempat meng-explorasi nya dengan betina-betina pilihan. Amat sangat disayangkan memang, akan tapi itu mungkin yang terbaik buat si Semar dan juga buat RRBF sendiri.

6.   Si  Night Shadow (NS)
     
       
      Night Shadow adalah jenis murai batu ekor sedang, panjang ekornya kurang lebih 18 cm, ekor lurus, tebal dan kaku. Secara fisik tidak menarik, karena antara bentuk kepala ekor dan badan kurang ideal menurut saya. Bodinya besar dan panjang kepala standar tidak papak, paruh besar-lebardan ekor lurus kaku, tidak menarik bukan?
Akan tetapi akan menjadi menarik jika si NS ini sudah berteriak-teriak membawakan lagunya dengan fukll power dan speed rapatnya. Saya anggap Si NS masih pemegang the best Speed & Song di RRBF. Hampir lagu-lagunya dibawakan dengan speed rapat dan panjang-panjang diulang-ulang....amazing!!
      Mengenai asal usulnya darimana tepatnya saya gak berani memastikan, mungkin aceh mungkin Jambi.  Ceritanya murai ini saya dapet dari Om Kicau (DSC), menurut Om Kicau dulu MB ini adalah milik pemain lama didaerah Solo-Jawa tengah, entah karena apa MB ini rusak dan suka cabut bulu sayapnya, dan si empunya sudah stress gak mampu merawatnya lagi. Ketika itu memang saya pernah minta tolong ke Om Kicau untuk mencarikan MB yang special yang kondisinya gak bisa nampil dilapangan.  Karena itulah Om Kicau nawarin si NS ini ke saya, dan begitu menerima info dan ciri-ciri katuranggannya tanpa melihat burungnya pun langsung saya iyakan.
      Januari 2008, NS dibawa Om Kicau ke Surabaya, kondisinya memang sangat parah sayapnya abis sebelah, untuk terbang dan loncat ke tangkringan pun sangat susah, gak seimbang terbangnya. Namun saya tetep optimis begitu melihat model paruhnya yang kaya bebek, lebar dan besar. Saya yakin volumenya pasti yahuud. Burung saya rawat beberapa minggu dirumah,... speednya yang istimewa langsung terlihat..., walaupun saat itu kondisi bulunya semakin parah dan gak  bisa ngurak.  Waktu itu saya teringat ada temen kicauan surabaya yang ahli obat-obatan didaerah Kutisari, saya kontak beliau dan dia sanggup merawatnya. Entah obat apa yang diberikan sebulan dirawat disana saya dikabari klo si NS sudah mulai rontok bulunya dan sudah gak ciak bulu lagi. Hemmzzzz berita yang sangat menggembirakan, saya sudah membayangkan akan memiliki seekor indukan murai yang special. Faktanya setelah masa mabung beres dan komplete burung sudah menunjukan tanda-tanda keistimewaanya. Beberapa bulan dirumah saya, burung dibawa temen surabaya untuk dicoba dilapangan dan memang bagus, beberapa kali di coba lapangan dan dilomba dapat Koncer A.  Saya sudah membuktikannya dan merasa cukup si NS saya masukan kekandang agar kelak ada yang neruskan generasinya. NS masuk kandang di akhir tahun 2009 dan awal tahun lahirlah NS-NS junior.
     Setelah hampir setahunan dikandang dan menghasilkan beberapa anakan, si NS jatuh sakit, awalnya sakit hilang suara dan saya anggap sakit biasa, tidak saya tangani secara intensif dan setelah 2 minggu berlalu gak sembuh baru saya sadar klo sakitnya luar biasa..dan begitu saya pegang badannya kondisinya sudah parah, badan kurus dan nafsu makan turun drastis. Saya sudah mencoba berbagai macam jenis obat dan  kondisinya tak tertolong lagi, tepatnya di bulan oktober 2010 si NS menghembuskan nafas terakhirnya.
Sampai saat ini saya gak mempunyai simpanan Video ataupun foto si NS untuk di sharingkan ke temen-temen kicau semua.


7.   Si  Wisanggeni


Wisanggeni
      Wisanggeni juga jenis murai batu ekor standar, panjang ekor 18cm, ekor kaku dan lengkung. Wisanggeni adalah salah satu jenis murai yang gayanya adalah favorit saya. Gaya Ayam tarung, ekor diatas kepala dibawah dan mematuk matuk musuhnya, sangat asyik dan menyenangkan melihatnya.
     Wisanggeni mempunyai daya tempur yang luar biasa, ngeyel & ngotot diamana saja kapan saja jika dia mendengar suara murai lain maka dia akan berondong terus sampai capai. Type suara ngerol dengan sesekali diakhiri dengan tembakan-tembakan.

     Wisanggeni ini saya dapet dari pemain Mb di Gresik, sudah beberapa lama saya terpesona dengan penampilanya dan gaya terungnya.  Nama Wisanggeni adalah nama pemberian saya sendiri, dulu nama burung ini adalah Sabit, Sabit malang melintang di dunia lomba sekitar tahun 2006-2008, dan saya mendapatkan wisanggeni diawal tahun 2009, itupun burung sudah sempat pindah tangan dr pemilik pertama dan kondisinya lagi rusak.  Karena saya tahu sepak terjangnya dimasa jayanya, maka kondisi rusakpun saya berani meminangnya sebagai indukan.      
      Saya menjadikan wisanggeni sebagai indukan adalah dikarenakan gayanya yang asyik dan mental tempurnya yang handal. Dan saya terinspirasi olehnya untuk mengambil gaya dan mentalnya untuk menghasilkan murai ekor panjang yang bergaya seperti dia, alangkah indah dan elok jika hal itu terjadi...?



8.   Si  Sawunggaling / si Mata Dewa


    Sawunggaling juga salah satu jenis murai batu yang berasal dari daerah pesisir aceh. Dia termasuk kategori ekor panjang biasa, panjang ekor 22 cm, lentur dan lengkung mirip ekor mr.A. Body kecil, pala cepak, mata nonjol. Cuman sayang mata bagian kanannya kena katarak. Saya mendapatkannya dari temen Malang dan dr awal kondisi matanya sudah begitu.  Walaupun kondisi demikian, performa tarungnya dilapangan gak perlu diragukan lagi, seakan-akan matanya normal, gerak kekiri maupun kekanannya seakan-akan gak ada masalah, oleh karena itu saya sering memberinya julukan si Mata Dewa.


Si Sawunggaling

    Gaya tarungnya sangat enak dipandang mata, jika kondisi top form si Sawunggaling hanya geser tangkringan kekiri maupun kekanan sambil mengeluarkan tembakan-tembakannya, apalagi jika dia dapat musuh yang banyak bergerak dan agresif maka si Doi akan semakin ngotot memberondong musuhnya dengan crecetan crecetan tajamnya. Hal itu dilakukannya dari awal hingga akhir, hampir bisa dikatakan nggak ada istilah ngetem,  enaknya lagi si Sawunggaling ini gak begitu gacor jika mendengar suara murai batu lain baik dirumah maupun di arena lomba  jika kondisi sangkar di krodong, akan tetapi akan sangat berbeda jika krodong sudah di buka maka Doi akan langsung fight abis.
    
      Saya mendapatkan Doi diawal tahun 2008, akan tetapi Si Sawunggaling saya libatkan di penangkaran RRBF baru di awal tahun tahun 2011 ini. Bahkan sampai saat ini saya tulis, si Sawunggaling belum mempunyai keturunan, betinannya baru mulai mengeram. Dan saya berharap semoga segera lahir Sawunggaling-sawunggaling Junior yang mempunyai kemampuan lebih hebat dari pada bapaknya dan tentunya akan lebih menggairahkan persaingan Murai Batu Ring di masa yang akan datang.
Dan maaf saya gak punya simpanan video si Sawunggaling untuk di sharingkan ketemen-temen kicau, next pasti akan segera saya susulkan jika sudah mendapatkan kesempatan yang bagus, mohon ditunggu saja.



9.   Si  Raja Rencong


Raja Rencong
      Raja Rencong adalah jenis murai batu yang juga sama dengan Si LT, MrA, Semar Sakti dan Sawunggaling, yaitu murai yang berasal dari wilayah pesisir Aceh.  Body Raja Rencong mirip dengan si LT, body besar & panjang. Yang membedakan hanyalah jenis ekor dan type suaranya saja.  Ekor Raja rencong lebih tipis dan lentur, sehingga geraka ekornya nya lebih cantik dan indah. Panjang ekor si Raja Rencong adalah 26,5 cm.
      Jika type suara si LT tinggi melengking dan berupa jeritan-jeritan, namun jika si Raja Rencong type suaranya lebih komplete, ada ngerolnya, tembakan, besetan dan juga jeritan.






Berikut ini beberapa Video si Raja Rencong :

video
  


  video


  video



  video

     Saya medapatkan si Raja Rencong dari temen Kicau mania di Aceh di awal tahun 2011 ini, jadi Raja Rencong termasuk penghuni baru di RRBF.  Si Rencong juga sudah mulai terbiasa dengan kebiasaan poligami di RRBF, awalnya juga susah tapi berkat latihan dan arahan-arahan dari para instrukturnya, akhirnya si Doi lihai juga berpoligami. Sampai saat ini Doi sudah punya 3 betina idaman.

Untuk sementara sampai saat ini saya anggap si Raja Rencong masih the best long tile shama yang saya miliki diliat dr komplitnya karakter suara yang dimiliki dan  keindahan memainkan ekornya. Semoga di RRBF saya bisa mengambil kelebihan-kelebihan yang dimiliki si Raja Rencong dan mengkolaborasikan dengan indukan-indukan yang lain, sehingga didapat hasil yang lebih bagus lagi.

Itulah sekelumit cerita mengenai profile beberapa indukan RRBF sampai saat ini, dan tentu saja profile ini akan selalu saya update jika saya mendapatkan indukan-indukan yang baru kedepannya.  Dan sebenarnya saya juga pengin membuat profile untuk betinanya, semoga saya bisa menyiapkan data-datanya segera.

3 komentar:

  1. Om, saya lagi cari MB yg betina yang siap kawin, apa ada stock

    BalasHapus
  2. pesen anakan raja rencong gan...
    perkiraan hrg brapa???

    BalasHapus
  3. Mas, sy pesan anakan si raja rencong brp harganya??

    BalasHapus