Loading...

Selamat Datang di Blog Penangkaran Murai Batu RRBF

Para pembaca dan pecinta murai batu,

Selamat datang di Blog Penangkaran Kami.

Blog ini hanya sebagai sarana komunikasi bagi para pecinta burung Murai Batu yg pengin mengenal penangkaran kami, yang mungkin sebelumnya hanya mengenal RRBF dari blog lain, atau web lain yang tentu saja kurang bisa memberikan informasi yang lengkap dan kurang memuaskan Anda.

Saya harap dengan membaca blog ini, bisa membuat anda lebih mengenal penangkaran kami.

Selamat membaca.


Senin, 14 Maret 2011

Sejarah Singkat Penangkaran RRBF

Penangkaran RRBF boleh dibilang masih seumur Jagung, kandang penangkaran di buat mulai tahun 2007 tepatnya di bulan oktober, saat itu hanya dibangun 4 petak kandang sebagai percobaan dan sekaligus penjajagan. Karena dikerjakan dengan team, pembangunan kandang berjalan lambat dan seadanya. Pembangunan kandang selesai di bulan Januari 2008.
Kemudian 4 petak kandang itu di isi dengan bebarapa indukan, diantaranya materi indukan yang ada saat itu adalah :
1. Si LT(long tile)/si Jangkung.
2. Si Bujang Gila.
3. Si Hanoman
4. Si Mr.A
Produksi pertama lahir di bulan April 2008, anakan si LT (LT Junior Pertama) lahir.
Dan seterusnya menyusullah Junior-junior dr indukan yang lain.

Di awal tahun 2009, RRBF mencoba menambah Petak kandang sebanyak 6 kandang sehingga total kandang menjadi 10 petak. Dengan tetap mempertahankan materi Indukan yang sama dan sedikit tambahan materi indukan baru diantaranya adalah :
1. Si Semar Sakti
2. Si Night Shadow(NS)
3. Si Wisanggeni
Dengan materi-materi indukan diatas RRBF berusaha berkembang mewujudkan cita-citanya menghasilkan Murai Batu Ekor panjang yg bisa di berbicara di lapangan nantinya.

Namun manusia hanyalah bisa merencanakan dan Allahlah sebagai pemilik yang sebenarnya dan menjadi Sang Penentu. Beberapa indukan RRBF dipanggil olehnya, diantaranya :
1. Si Hanoman, mati tanggal 11 di bulan Oktober 2009
2. Si LT mati di bulan November 2009
3. Si Semar di Bulan Maret 2010
4. Si NS mati di bulan oktober 2010
5. si Mr A mati di bulan Desember 2010.

Diakhir tahun 2010, RRBF bener-bener berada di masa krisis, karena hampir semua indukan yg selama ini diandalkan mati satu persatu. Tapi semua itu tidaklah menyiutkan nyali RRBF untuk tetep berkiprah di dunia Breeding Murai Batu. Berkat dukungan, motivasi, pengertian & kerjasama temen-temen Kicauan semuanya, RRBF mampu melewati masa krisis itu setapak-demi setapak.

Diawal thn 2011 RRBF nyaris hanya menyisakan si Wisanggeni, dan juga si Sawunggalling sebagai indukan di RRBF. Sebenarnya kedua MB ini sudah lama berada di RRBF namun karena saat itu keduanya masih sangat dibutuhkan di lapangan maka jarang masuk kandang. Dan dengan sangat terpaksaakhirnya keduanya harus bekerja keras masuk kandang penangkaran menggantikan indukan-indukan yang telah lama tiada. Bermodalkan indukan indukan itu RRBF berusaha bangkit dan mulai kembali berbenah diri.
Sambil berjalan apa-adanya RRBF tetep kontak dengan temen-temen Kicauan dan juga temen-temen Lapangan untuk selalu hunting indukan yg pantas masuk Kandang. Terakhir masuklah indukan baru si Raja Rencong, indukan ini saya dapetkan dari bantuan temen Kicau di Aceh.
Jadi sampai saat ini, sementara penangkaran RRBF hanya mengandalkan si Wisanggeni, Sawunggaling dan Raja Rencong sebagai indukan.
Namun begitu perburuan Indukan ekor panjang yang berkualitas tetap dilakukan secara terus-menerus.

Diantara Indukan-indukan diatas tidak semuanya berekor panjang, ada 2 yang kategori ekor semi, yaitu si Night Shadow & Wisanggeni. Kedua indukan ini punya keistimewaan masing-masing yang nantinya bisa harapkan sebagai tambahan materi genetik untuk menghasilkan anakan-anakan ekor panjang yang lebih variatif & lebih berkualitas.

Demikianlah sementara cerita singkat mengenai Perkembangan RRBF.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar